The Stormlight Archive – Words of Radiance

WordsOfRadiance_Cover-1

Belum lama ini saya selesai membaca seri ke-2 The Stormlight Archive, Words of Radiance. Secara keseluruhan novel ini menarik, ada beberapa adegan heroik yang membuat bulu kuduk merinding. Siapa lagi penyebabnya kalau bukan Kaladin Stormblessed. [spoiler alert]

Ada 2 bagian paling berkesan untuk saya. Pertama ketika Kaladin membantu Adolin melawan 4 Shardbearers. Hanya Kaladin yang akan cukup gila turun ke arena duel dengan alasan “honor” alias kehormatan. Adegan pertarungan seru, saya sampai membaca beberapa kali untuk meresapi adegannya.

Bagian kedua adalah ketika Kaladin mau menyelamatkan Elhokar dari pembunuhan oleh Graves dan Moash. Sepanjang novel cukup tegang apakah Kaladin akan mengikuti dendam nya terhadap lighteyes. Rasanya kecewa banget waktu Kaladin mengiyakan ajakan Moash untuk membantu Graves. Di penghujung cerita akhirnya Kaladin memutuskan untuk melakukan yang benar, mengucapkan third ideal “I will protect even those I hate so long as it is right”. Syl kembali ke Kaladin, bisa berubah menjadi Shardblade, tameng, palu, you name it! Merinding!

Buku ke-dua ini tidak ada kejutan kematian tokoh protagonis. Bercampur antara kecewa dan lega. Kecewa karena tidak ada kejutan, lega karena tokoh-tokoh keren nya bisa kembali beraksi di buku ke-3.

Rasanya kurang pas waktu di akhir buku tiba-tiba Dalinar dan Renarin menjadi Knights Radiant. Kaladin dan Shallan goes a long way sampai menjadi Knights Radiant dengan membentuk ikatan dengan Syl dan Pattern. Dalinar dan Renarin tiba-tiba poof, Knights Radiant.

Baca-baca di artikel, konon rencananya akan ada 10 seri The Stormlight Archive. Seri ke-3 masih proses pembuatan, tidak sabar rasanya.

Bagaimana menurut Anda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *