Kesulitan dalam Mengganti Paket Biznet Home Combo

Saat ini rumah saya berlangganan Biznet Home Combo. Biznet Home Combo menggabungkan paket internet dengan cable TV. Awalnya kami memilih Biznet Home Combo karena channel pada cable TV nya cukup banyak.

Beberapa waktu terakhir channel cable TV yang tersedia berkurang. Setelah saya konfirmasi, ternyata ada channel-channel yang kemarin sedang bonus dan sekarang sudah habis bonusnya. Channel cable TV yang masih tersedia kurang menarik untuk kami, sehingga kami ingin mengganti dengan paket Biznet Home Internet saja. Continue reading Kesulitan dalam Mengganti Paket Biznet Home Combo

Inside Out

We can do the same thing with different heart’s content. Apakah hati kita (inside) ketika melakukan sesuatu (out) itu penting? Ya! Bahkan hati lebih penting daripada tindakan kita.

Beberapa waktu lalu saya merasa miserable, tanpa alasan yang jelas. Saya mencari-cari cara dari luar (out) untuk mengurangi rasa miserable saya (inside). Saya bertemu dengan teman-teman, saya melakukan hobi saya dari main game, baca novel, bersepeda, joging. And guess what? I still feel miserable. Continue reading Inside Out

Cara Membuat Paspor Biasa di Imigrasi Bandung

Jika Anda ingin membuat atau memperpanjang paspor biasa di Bandung, Anda dapat melakukannya di Kantor Imigrasi Kelas 1 (Jl. Surapati no. 82) atau di Kantor Imigrasi (Gedung Bina Citra lt. 3 Jl. Soekarno Hatta no. 162 dekat gedung BCC Bandung). Saya ingin berbagi pengalaman membuat paspor di Kantor Imigrasi Kelas 1 Bandung.

Persyaratan Membuat Paspor

Persyaratan membuat paspor dapat dibaca pada website http://www.imigrasi.go.id/index.php/layanan-publik/paspor-biasa#persyaratan

Selain persyaratan di atas, terdapat beberapa persyaratan tambahan:

  1. Jika Anda belum memiliki e-KTP, wajib membawa surat keterangan dari Kelurahan (asli dan fotokopi)
  2. 1 buah materai
  3. Semua fotokopi dalam ukuran A4 dan 1 muka (misalnya fotokopi KTP maka akan ada 2 lembar untuk halaman depan dan belakang)
  4. Berpakaian rapi (kemeja / polo, celana panjang, sepatu)

Continue reading Cara Membuat Paspor Biasa di Imigrasi Bandung

Cara Memperpanjang SIM di SIM Keliling Bandung

Berikut pengalaman saya memperpanjang SIM di SIM Keliling Bandung yang terletak di Radio Dahlia, Jalan Burangrang Bandung.

SIM Keliling di Jalan Burangrang Bandung terletak di depan kantor Radio Dahlia, di seberang foodcourt In&Out. Karena pengalaman sebelumnya kehabisan nomor antrian, saya sengaja datang lebih awal. Jam 6.30 saya sampai di lokasi, ada petugas security di Radio Dahlia yang membawa kertas antrian SIM. Bapak tersebut menuliskan nama saya di urutan nomor 2. Setelah terdaftar, saya disarankan untuk kembali lagi ke lokasi sekitar jam 7.30 supaya nomornya tidak terlewat. Continue reading Cara Memperpanjang SIM di SIM Keliling Bandung

Kota Bandung Kini

“Jalan rusak, ngapain aja walikota teh”, keluh supir taksi saya ketika mobil melewati Jalan Stasiun Timur (belakang stasiun Bandung). Sepertinya bapak tersebut lupa bagaimana kondisi jalan raya Kota Bandung ketika sebelum dipimpin Kang Emil, alias Ridwan Kamil.

Saya ingat benar jalanan di Kota Bandung, termasuk di dekat rumah saya, kerap kali berlubang ketika Kota Bandung masih dipimpin Dada Rosada. Jalan raya rapi antara ketika akhir tahun (menghabiskan anggaran) atau menjelang pemilihan wali kota.

Sejak dipimpin Kang Emil dari 2013, saya merasakan banyak perubahan yang dibawa oleh beliau: jalanan rapi (kecuali Jalan Stasiun Timur), pembangunan ruang publik, renovasi taman, pembuatan ikon Kota Bandung seperti Cihampelas Skywalk.

Terima kasih Kang Emil, semoga Kota Bandung terus bertambah baik!

Sehari di Yogyakarta

Jumat lalu saya ada meeting di Yogyakarta. Demi tiket promo, akhirnya saya membeli tiket pulang hari Sabtu jam 6 sore. Waktu kosong di hari Sabtu tentunya sambil dimanfaatkan untuk wisata di Kota Pelajar ini.

Selesai berleha-leha di Sabtu pagi, jam 10 saya checkout dari hotel lalu menuju Malioboro. Kebetulan di seberang hotel ada halte Trans Jogja, naik 1A langsung sampai di Malioboro. Di Malioboro ada beberapa halte, tinggal pilih saja mau berhenti dimana sesuai tempat yang ingin dikunjungi. Continue reading Sehari di Yogyakarta

Resolusi Tahun Baru 2016

Berbicara tahun 2016, rasanya belum lengkap kalau belum membahas mengenai resolusi.

Mengapa resolusi penting? Sebuah buku menyatakan bahwa momen adalah bagian dari kehidupan manusia. Momen ulang tahun, momen masuk sekolah, momen wisuda, dan sebagainya. Tahun baru pun sebuah momen, kesempatan dimana kita bisa me-refleksi kehidupan kita di tahun yang lalu dan merencanakan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru. Tentunya kita dapat memanfaatkan momen lain, misalnya ulang tahun.

Resolusi 2015 saya cukup banyak yang tidak tercapai. Sebuah artikel menyatakan resolusi yang kita buat sebaiknya resolusi kita, bukan resolusi orang lain. Apa maksudnya? Kadang kita membuat resolusi yang baik di mata orang lain, bukan keinginan kita pribadi. Misalnya orang lain membuat resolusi mengurangi berat badan. Itu bukan resolusi saya. Resolusi saya rutin berolah raga, apapun dampaknya terhadap berat badan. Ya.. itu salah satu resolusi yang tercapai di 2015 yes! Continue reading Resolusi Tahun Baru 2016

Perbandingan Sistem Kerja Sama Taksi

Saya senang mengetahui bagaimana macam-macam bisnis bekerja. Di perjalanan dari Pasteur ke rumah, saya iseng ngobrol dengan pengemudi taksi GR.

Ternyata, perusahaan taksi memiliki sistem kerja sama masing-masing. Berdasarkan cerita pak supir, taksi GR menerapkan sistem setoran. Setiap hari setor 300.000 rupiah, bensin ditanggung sendiri, sedangkan kerusakan minor pada mobil dapat diperbaiki pada bengkel perusahaan. Continue reading Perbandingan Sistem Kerja Sama Taksi

Kejujuran Pengemudi Uber di Jakarta

Siang ini saya menggunakan Uber dari daerah Gambir ke Bintaro. Pertama kalinya saya ke daerah Bintaro, jadi saya mengandalkan Google Maps sebagai petunjuk jalan.

Google Maps mengarahkan untuk keluar lewat pintu tol Pondok Pinang. Pengemudi menyarankan untuk lewat Tanah Kusir saja, lebih dekat. Awalnya agak ragu, karena pernah pengalaman kurang baik dengan supir taksi. Saya memutuskan mengikuti saran pengemudi, dan ternyata memang lebih dekat daripada rute yang disarankan Google Maps.

Puas dengan perjalanan yang lebih singkat, saya turun dari mobil Uber. Ketika mau memasuki gedung dan diminta KTP, ternyata dompet saya tidak ada di tas. Sepertinya tertinggal di mobil ketika membayar tol.

Untungnya nomor pengemudi diberikan oleh Uber, jadi saya bisa langsung menghubungi pengemudi. Menunggu sekitar 15 menit, mobil Uber tersebut sampai di tempat saya.

Salut dengan kejujuran dan respon yang segera dari pengemudi Uber. Kebayang kalau naik taksi yang tidak ada nomor kontak pengemudinya, rasanya akan lebih sulit jika terjadi kejadian seperti ini. Terima kasih pengemudi Uber!