Breakfast di Cafe Victoria

Konon, breakfast diambil dari kata break (batal) dan fast (puasa), yang artinya membatalkan puasa. Semalaman kita berpuasa sambil tidur, dan di pagi hari kita membatalkan puasa tersebut. Puasanya dapat pahala? Kayaknya sih ngga yaa…

Hari ini gue breakfast plus meeting di Cafe Victoria, daerah Pager Gunung, di depannya Zoe. Tempatnya lumayan enak, meskipun perabotnya agak ketinggalan zaman. Menu yang biasa gue pesen di sini omelet, sandwich, dan bubur. Semua nya recommended! Kalau sedang mencari kue ulang tahun bisa mampir ke sini juga.

Harga di Cafe Victoria bisa dibilang sedang, makanan berkisar harga Rp. 10.000 s/d Rp. 30.000. Sejauh ini pelayanannya lumayan ada perbaikan. Kalau dulu pelayannya suka jutek, dan pernah beberapa kali kejadian salah hitung bill, entah sengaja atau tidak.

Cafe Victoria salah satu tempat yang oke untuk breakfast + meeting. Ga kece kan kalau breakfast + meeting di gerobak nasi kuning depan SSC? Hahaha… Gue belum pernah breakfast + meeting di tempat lain sebenernya, mungkin ada rekomendasi?

Angkringan Distro

Makan malam gue hari ini judulnya #kulinerrandom. Ceritanya gue lagi jalan ke kosan temen gue dan berhubung lapar gue mau makan dulu, targetnya capcay bahureksa (di seberang lili patisserie) yang sudah 3 tahun ga dicicipi. Dulu sih lumayan sering makan di sana, soalnya enak dan porsinya guede.

Takdir berbicara lain, capcay yang gue kecengin tutup entah liburan atau sudah bangkrut. Gue tancap gas lagi dengan perasaan galau #lebai. Di tengah jalan gue ngeliat ada warung yang terlihat menarik dengan judul angringan, dan ada beberapa meja yang terisi. Mikir-mikir 2 menitan, akhirnya gue menepikan si jupiter Z.

Nama warung nya Angkringan Distro. Nama yang unik, terkesan katrok dan gaul sekaligus. Lokasinya di depan Studio Pinus Tirtayasa 17.

Setelah melihat daftar menu, gue memesan nasi liwet, ayam goreng, jamur goreng dan jengkol. Pesanan diantarkan setelah menunggu sekitar 20 menit. Ayam gorengnya lumayan enak, masih panas, sayang jamur goreng nya sudah dingin dan agak melempem. Jengkol nya sih enak, seperti jengkol pada umumnya hahaha… Dulu gue anti banget jengkol, tapi mulai demen sejak temen gue kasih coba sambal jengkol buatannya.

Next time kemungkinan gue bakal ngunjungin Angkringan Distro lagi. Makanan sih not special, tapi gue suka suasana dan harganya. Oh iya… salah satu hal yang perlu ditingkatkan tuh kebersihannya. Waktu makan sempat ada kecoa keluyuran di deket kursi.

Burger King Bandung

Siang ini gue berkesempatan berkunjung ke Burger King Bandung yang terletak di PVJ. Awalnya malaassss banget, mengingat gue ada rapat jam 3 di daerah arcamanik, dan ini hari Minggu. Yepp… hari Minggu adalah alasan yang KUAT untuk menjauh dari daerah sukajadi, terutama PVJ. Masih mending gue bawa motor, kalau bawa mobil cari parkirannya sangat susah.

Burger King siang ini penuh, mungkin efek sampingan weekend. Atau fenomena histeria urang Bandung terhadap restoran yang baru buka. Gue memesan paket BBQ Beefacon, atas rekomendasi temen gue, termasuk french fries dan soft drink. Rekomendasi teman gue tidak salah, memang enak BBQ Beefacon nya. Beef bacon mungkin semacam dendeng dalam bahasa gaul hahaha…

Paket beefacon harganya Rp. 42.000 termasuk pajak, dan cukup membuat perut kenyang. Sayang burger nya tidak difoto, soalnya tongkrongannya kurang menarik. Selain Beefacon konon mushroom enak juga. BK worth to try lah :D.

Kalau kita perhatikan, franchise makanan mahal mulai banyak yang masuk Bandung. Franchise mahal yang pertama kali masuk Bandung seinget gue Sour Sally dan Starbucks. Tadinya gue ragu bakal rame, dan prediksi gue salah besar. Franchise apa yang anda harapkan hadir di Bandung? Silakan share your way di bagian komentar.

Naughty Nuri’s Bandung

Naughty Nuri’s bisa dibilang salah satu legenda kuliner di Bali. Penikmat panganan babi rasanya belum lengkap ke Bali jika belum mencicipi Naughty Nuri’s. Sekitar 2 tahun yang lalu gue sempet mampir ke sana, dan worth banget. Kalau ga salah, dengan Rp. 70.000 kita bisa mencicipi ribs babi segede gaban, dan rasanya maknyus.

Sekarang orang Bandung kalau mau nyicip Naughty Nuri’s ga perlu jauh-jauh ke Bali, soalnya doi udah buka di daerah setiabudi, tepatnya Setiabudi 170. Gue baru aja dari sana, mencicipi pork steaknya.

Pork Steak Naughty Nuri's

Enak kah port steaknya? Enak! Dan agak susah cari port steak di Bandung. Dari segi harga agak mahal, pork steak seimut itu kena Rp. 80.000. Temen gue pesen ribs Rp. 95.000, dan rasanya lebih kecil porsinya daripada Naughty Nuri’s Bali. Pork chop dibandrol Rp. 80.000, dan porsi nya kurang lebih sama seperti pork steak. Cowok sih jaminan ga kenyang hahaha…

Sayangnya, pelayanan di Naughty Nuri’s Bandung agak lambat. Pork Chop datang paling akhir, bahkan menu yang lain sudah keburu habis disantap. Mungkin gara-gara pembelinya banyak ya…

Gue bilang sih Naughty Nuri’s layak coba. Gue juga pengen kesana lagi, tapi nyicip menu yang lain seperti nasi goreng dan cap caynya. Kalau makannya ribs dan steak mulu bocor dompetnya hahaha… Bagaimana menurut anda?

Pasta Spatula Bandung

Kuliner time! Gw termasuk penggemar kuliner dan hobi mencoba tempat makan baru. Kegemaran yang kadang ditentang oleh nyokap ‘n adek gw hahaha… Kali ini gw mencoba mengulas Spatula, resto pasta di bilangan Wiraangun-angun 28 Bandung. Berita yang fresh banget, karena gw baru aja dari sana bareng keluarga gw :D.

Gw ke Spatula atas rekomendasi temen gw, awalnya sempat ragu gara-gara tempat nya sepi. Setelah mengumpulkan tekad, gw masuk, dan dihadapkan dengan interior yang oke dan homy (menurut gw).

Interior Spatula

Maklum klo gambanya jelek, soalnya diambil pake Nokia E63 hahaha… Lain kali harus lebih persiapan nih -_-

Menu yang dipilih bisa pasta atau rice. Kami mencoba spaghetti pesto, rice pesto, ‘n fettucini oglio e olio. Orang Spatula merekomendasikan pesto, dan memang dari menu yang kami pilih, spaghetti pesto ‘n rice pesto yang paling enak. Karena yang lain terlanjur disantap, gw cuma sempat mengambil gambar fettucini oglio e olio.

Fettucini Oglio e Olio

Bagaimana harganya? Harga di Spatula cukup bersahabat, sekitar Rp. 20.000 – Rp. 25.000 untuk main course nya. Waktu gw mau membayar pesanan, gw cukup dikejutkan dengan adanya diskon hujan. Ya, diskon yang diberikan kalau ada air menetes dari langit, 20% untuk makanan 10% untuk minuman. Tawaran yang menarik mengingat sekarang Bandung sedang sering didera hujan hahaha… Pelayanan juga baik, orang Spatula nya kerap menanyakan kalau ada kebutuhan dan pendapat mengenai rasa sajiannya.

Spatula tempat yang oke ‘n recommended. Keep in touch dengan Spatula via twitter di @spatulaBDG. Sukses Spatula! 😀