WordPress BWP Minify Plugin Masalah Javascript

BWP Minify (http://wordpress.org/extend/plugins/bwp-minify/) adalah salah satu plugin wordpress yang dapat meningkatkan kecepatan akses dari blog atau website kita. BWP Minify menggabungkan file CSS dan javascript, sehingga mengurangi request dari browser ke server. Pengurangan request berarti menambah cepat akses website kita.

Gue mengalami masalah dengan BWP Minify pada salah satu website yang gue kelola (http://news.pesanlapang.com/). Waktu BWP Minify diaktifkan, console browser menampilkan error jQuery tidak terdefinisi. Waktu gue selidiki, ternyata request javascript ke BWP Minify di-redirect ke homepage news.pesanlapang.com.

Solusi untuk masalah ini adalah mengurangi file javascript yang diappend pada BWP Minify. Ketika file javascript yang diappend terlalu banyak, url akan menjadi sangat panjang sehingga di-redirect ke homepage. Pada kasus gue, maksimal 9 javascript pada 1 minify string.

Masalah WordPress Plugin WP Super Cache

WP Super Cache adalah salah satu plugin yang bisa dipakai untuk meningkatkan kecepatan akses situs wordpress. Katanya sih lebih baik daripada WP Cache. Sejauh ini memakai WP Super Cache tidak ada masalah.

Kemarin website gue mendadak muncul php error gara-gara WP Super Cache. Tadinya gue pikir masalah dari provider hosting, kebetulan gue pakai IIXMedia. Segeralah gue kontak customer service IIXMedia.

Customer service IIXMedia sangat membantu dan gue rasa cukup mengerti teknis. Kata beliau masalah dapat diselesaikan dengan deactivate, lalu active kembali plugin WP Super Cache. Solusi yang diberikan dapat berjalan dengan baik 😀

Terima kasih customer service IIXMedia 😀

Linux CentOS Restart Redmine Webrick Menggunakan SSH

Cara merestart Redmine pada Linux CentOS yang menggunakan server Webrick cukup tricky. Cara ini hasil saya mencoba-coba sendiri, mungkin ada cara lain yang lebih baik.

Redmine otomatis restart ketika Webrick direstart. Untuk merestart Webrick, pertama-tama kita perlu

(1) kill proses ruby

Temukan PID untuk proses ruby. Kalau ruby menggunakan port 3000, kita dapat mengeksekusi perintah lsof -i :3000 untuk menemukan PID proses ruby

Untuk menghentikan / kill proses ruby, kita menggunakan perintah kill -9 PID

(2) jalankan kembali webrick

Pindah ke lokasi instalasi redmine, misalnya “/var/www/redmine”

Jalankan perintah

ruby script/rails server webrick -e production -d

Jangan sungkan berbagi kalau Anda punya cara yang lebih baik 😀

Fungsi -d supaya webrick berjalan sebagai service alias daemon.

XAMPP 1.7.4, PHP 5.4, SQL Server 2008 R2

Recently I had problem connecting PHP 5.4 with SQL Server 2008 R2 using sqlsrv_connect() method.

After browsing through hundreds of pages, I found a bit clue in Federico Giust post here http://stackoverflow.com/questions/9824162/php-5-3-not-recognizing-native-client-to-connect-to-ms-sql.

I turn on process monitor for httpd, open php page that execute sqlsrv_connect(), and found out that there were problem in “HKLM\Software\ODBC\ODBCINST.INI\Sql Server Native Client 11.0″NOT FOUND.

I checked registry using “Registry Editor” tools, and there were no “HKLM\Software\ODBC\ODBCINST.INI\Sql Server Native Client 11.0”. There were “HKLM\Software\ODBC\ODBCINST.INI\Sql Server Native Client 10.0”.

My solution here is to rename “HKLM\Software\ODBC\ODBCINST.INI\Sql Server Native Client 10.0” to “HKLM\Software\ODBC\ODBCINST.INI\Sql Server Native Client 11.0”. After I rename, sqlsrv_connect() is working correctly.

XAMPP 1.8, PHP 5.4.4, SQL Server 2008 R2

Ceritanya laptop gue baru diformat, dan sedang menginstall-install lagi program-program yang gue perlu. Beberapa program yang wajib ada tuh XAMPP dan SQL Server 2008.

Sebelumnya gue menggunakan XAMPP 1.7.3 dan SQL Server 2008. Sekalian install ulang, gue mau pakai versi yang terbaru yaitu XAMPP 1.8 dan SQL Server 2008 R2.

Ternyata kejadian tidak seindah harapan. Kerjaan gue yang pakai CodeIgniter dan database SQL Server tidak bisa berjalan. Awalnya error web aplikasi blank sama sekali. Lalu diperbaiki, menghasilkan error sqlsrv_connect tidak terdefinisi. Dioprek-oprek lagi, hasilnya

Connection could not be established.
SQLSTATE: IMSSP
code: -49
message: This extension requires the Microsoft SQL Server 2012 Native Client. Access the following URL to download the Microsoft SQL Server 2012 Native Client ODBC driver for x86: http://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=163712

SQLSTATE: IM002
code: 0
message: [Microsoft][ODBC Driver Manager] Data source name not found and no default driver specified

Still bit long way to go I guess.

SQL Server 2008 Import Data From File Using sqlcmd

SQL Server provides us convenient way to import large data from .sql file using sqlcmd tools. Sometimes we need to import data using .sql file when SQL Server version is different between source and target database.

Let’s say the file is named import_db.sql, produced by ‘Generate Scripts’ feature in SQL Server Management Studio.

Import import_db.sql to destined database is very simple using sqlcmd tools.

  1. open windows command prompt
  2. write sqlcmd -E -i import_db.sql
  3. wait until sqlcmd finished execute the whole file

However, there is limitation using this method. Database name in ‘source database’ must be the same with database name in ‘target database’. Anyway we could handle this by manually edit import_db.sql.

Visual Studio, Ankh SVN, Silverlight, Telerik

Recently I tried using Ankh SVN as SVN client for one Silverlight project in our company. My fellow programmer told me to use TortoiseSVN, general SVN client, since TortoiseSVN commonly used in our previous PHP projects. I don’t think so, since .NET has many auto generated files that should not be committed to SVN repository.

Our Silverlight project consists of 3 programmers and me as project leader. We use Visual Studio 2012 as IDE, and additional Telerik library to code some visual elements. I committed initial source code that already working perfectly in my computer, with grids, charts, and so on.

Problem arose when one programmer did checkout and tried to run the solution. Visual Studio come up with errors, one example that RadChart is not identified in the following line of code

internal RadChart RadChart1; (obj/Debug/xxxxx.g.i.cs)

I compared xxxxx.g.i.cs with the same file in my local computer, I found it written

internal Telerik.Windows.Controls.RadChart RadChart1;

I conclude that Visual Studio automatically removed ‘Telerik.Windows.Controls.’ so RadChart was not identified. After some long tiring hours, I came accross a very simple solution for the problem:

1. clear solution (in the problematic computer)

2. build solution (in the problematic computer)

And it works. It does not really make sense, but it really works in my case.

WordPress Twitter Follow Button Tanpa Plugin

Gue mencoba mencari cara untuk menambahkan twitter follow button ke satu website, tanpa menambahkan plugin. Kenapa tanpa plugin? Supaya tidak menambah beban di hosting dan di wordpress nya.

Gue coba search di Google dengan keyword “wordpress twitter follow without plugin”. Dapat beberapa link yang tampak meyakinkan, tapi ternyata solusi yang ditawarkan tidak berfungsi. Contohnya di http://en.support.wordpress.com/widgets/twitter-widget/ dan http://en.support.wordpress.com/twitter/twitter-follow-button/. Entah memang artikelnya sudah obsolete, atau gue yang salah pakainya.

Akhirnya gue menemukan solusi yang working di http://www.wpbeginner.com/wp-tutorials/how-to-add-the-official-twitter-follow-button-in-wordpress/. Caranya cukup mudah:

1. Login twitter

2. Buka https://twitter.com/about/resources/buttons#follow

3. Copas kode di kanan bawah ke post / page / text widget

4. Voila, tombol twitter sudah muncul di blog Anda. Contoh bisa dilihat di http://hipmi-bandung.org

Hosting Yii di Masterweb

Berikut adalah tahapan mendeploy website menggunakan framework Yii di hosting masterweb:

1. upload folder framework ke http folder (pada contoh masterweb, nama http folder nya www)

2. upload source code ke http folder

3. ubah mode dari folder assets dan protected/runtime menjadi 775

4. buat file php.ini untuk domain anda melalui menu domain/kelola subdomain

5. di file php.ini, tambahkan extension pdo.so dan pdo_mysql.so

Konfigurasi yang perlu dilakukan kemungkinan perlu diterapkan juga di hosting lain, misalnya iixmedia.com, jagoanhosting.com, qword.com, dan sebagainya.

Selamat mencoba 😀