Gathering Rekadia 2016

Weekend lalu perusahaan kami, Rekadia, mengadakan acara gathering di Istana Bunga.

Saat ini ada 3 unit usaha di bawah naungan Rekadia. Meskipun bekerja dalam 1 kantor, seringkali jarang ngobrol banyak karena kesibukan masing-masing. So… salah satu tujuan pada gathering kali ini adalah sharing antar unit usaha di bawah naungan Rekadia.

Acara gathering ini seru dan bermanfaat. Selain bersenang-senang, terjadi sharing pengetahuan antar unit usaha. Ada yang sharing mengenai tren sosial media, ada yang sharing mengenai prinsip dalam bekerja, ada juga yang teknis seperti penomoran surat.

Seusai gathering, tentunya ada action plan yang perlu ditindak lanjut oleh masing-masing unit usaha supaya ada hasil yang riil.

Workshop Leadership by Betti Alisjahbana

Dua hari ini saya berkesempatan mengikuti “Workshop Leadership for New Managers” yang diselenggarakan oleh QB Leadership Center. Workshop ini selama 2 hari difasilitasi oleh Ibu Betti Alisjahbana. Beliau sempat menjadi Country Manager IBM Indonesia, komisaris Garuda Indonesia, dan terkini menjadi pansel Ketua KPK.

Workshop Leadership for New Managers by Betti Alisjahbana Batch 34

Workshop ini menurut saya sangat bagus untuk leader, baik “new managers” maupun leader yang sudah lebih berpengalaman. Pertama, workshop ini memberikan pembekalan praktis untuk leader mengenai tanggung jawab seorang pemimpin dan bagaimana cara memenuhi tanggung jawab tersebut. Kedua, workshop ini difasilitasi praktisi yang berpengalaman dan memiliki track record, sehingga dapat memberikan materi yang mengena dan bukan teori saja. Ketiga, workshop dapat memotivasi leader melalui inspirasi dari fasilitator dan sharing dari sesama peserta yang lain. Continue reading Workshop Leadership by Betti Alisjahbana

Sharing Scrum di IF Association

Seperti saya sempat bagikan di post sebelumnya, Scrum adalah salah satu keputusan terbaik di perusahaan kami selama tahun 2014. Tanpa terasa kami sudah mengimplementasi Scrum selama 30 minggu (10 Sprint).

Kami mendapat kesempatan untuk berbagi tentang scrum di komunitas IF Association, kumpulan alumni Teknik Informatika ITB yang tertarik / sedang bergerak di bidang teknologi. Sharing dibawakan oleh Septu, inisiator Scrum di Rekadia.

Ini slide presentasi nya, semoga bermanfaat

Strategi Improvement Manajerial Startup Mengadaptasi Scrum

Perusahaan kami saat ini masih multi-role. Sebagai founder, saya dan partner mengerjakan teknis dan mengurusi manajemen. Meskipun multi-role, kami ingin tetap ada improvement dari sisi manajerial di tahun 2015.

Kami mencoba bereksperimen mengadaptasi Scrum untuk improvement manajerial. Ada backlog manajerial per departemen untuk program-program improvement. Setiap kuartal kami jadikan 1 Sprint, mengambil beberapa item dari backlog untuk dikerjakan pada kuartal tersebut.

Kalau improvement sudah berjalan stabil, dijadikan SOP di perusahaan, lalu beranjak ke program improvement berikutnya. Setiap program diberikan parameter keberhasilan.

Saya memegang posisi finance di perusahaan. Contoh backlog finance untuk Q1 2015:

  • Budget policy untuk proyek
  • Monitoring realisasi budget bulanan

Program improvement tidak banyak, karena ada tanggung jawab operasional proyek dan manajerial. Yang penting program ini berjalan dan perusahaan bisa menjadi lebih baik.

Anda memiliki pendapat? Silakan mengisi komentar di bawah.

Tiga Manfaat Scrum untuk Perusahaan Konsultan IT

Scrum rasanya istilah yang sedang cukup hype belakangan ini. Perusahaan kami sudah melirik Scrum dari 2 tahun lalu, tapi sebelumnya baca buku panduan belum mudeng, dan mau ikut workshop belum ada kesempatan. Setelah seorang rekan kerja, Septu, mempelajari buku panduan Scrum, alhasil kami bisa mencoba menerapkan Scrum sejak pertengahan 2014. Continue reading Tiga Manfaat Scrum untuk Perusahaan Konsultan IT

GnuCash Sebagai Alternatif Program Akuntansi

Sudah hampir 2 tahun terakhir, perusahaan kami menggunakan GnuCash sebagai program pembukuan akuntansi. Akuntansi di perusahaan kami masih bersifat rekap, di akhir bulan digabungkan mutasi rekening bank dan laporan petty cash setiap orang. Beberapa orang di perusahaan memang diberikan kepercayaan untuk memegang petty cash sendiri.

Sebelum menggunakan GnuCash, kami menggunakan excel saja, dengan template diberikan oleh teman kami yang waktu itu masih kuliah MBA ITB. Dibandingkan Excel, GnuCash jauh lebih powerful. Tapi sebelum menggunakan GnuCash, harus memahami dulu prinsip double entry accounting.

Kelebihan menggunakan GnuCash: Continue reading GnuCash Sebagai Alternatif Program Akuntansi

Pengembangan Perusahaan

Siang ini saya berkesempatan berbincang dengan Kak Oka, Direktur Sangkuriang, sekaligus senior saya. Dalam obrolan ini, ada beberapa poin menarik dari Kak Oka yang saya rasa bermanfaat untuk kita yang tengah mengembangkan perusahaan.

1. Value Proposition
Ada 4 macam value yang dapat kita tawarkan untuk customer kita: harga (yang murah), kualitas (yang baik), waktu (yang cepat), dan variasi (barang / layanan yang ditawarkan kepada customer). Continue reading Pengembangan Perusahaan

Alternatif Pinjaman untuk Startup

Yay.. akhirnya menulis lagi. Sudah off cukup lama sepertinya. Sore bertemu seorang teman (@haniwww) yang bilang membaca blog saya. Tadinya saya pikir menulis untuk diri sendiri cukup, ternyata kalau ada yang membaca jadi lebih termotivasi.

Ok, singkat cerita, salah satu tantangan yang sedang dihadapi di perusahaan kami adalah dana. Karena satu dan lain hal, kami memerlukan tambahan dana operasional untuk 1-2 bulan ke depan. Nominal tidak besar.

Kami belum pernah berurusan dengan bank sebelumnya. Hasil tanya sana-sini, ada beberapa alternatif yang kami coba: Continue reading Alternatif Pinjaman untuk Startup

The Start-Up of You

Saat ini saya sedang membaca buku “The Start-Up of You” yang ditulis oleh Reid Hoffman (LinkedIn) dan Ben Canocha. Prinsip startup ternyata bukan cuma untuk mengembangkan perusahaan, tapi bisa diterapkan untuk mengembangkan diri dan karir pribadi kita. Not only our company is a startup, but I am a start-up.

the-start-up-of-you-book-slated-for-02-2012-by-reid-hoffman-and-ben-asnocha

Salah satu poin bahasan yang menarik adalah tentang competitive advantage.

For anything desirable, there’s competition: a ticket to a championship game, the arm of an attractive man or woman, admission to a good college, and every solid professional opportunity.

Competitive advantage dibangun dari 3 elemen puzzle yang saling terkait:

  1. Asset (soft asset & hard asset)
  2. Aspirations
  3. Market reality

Talenta kita juga membentuk competitive advantage. Contohnya talenta Reid Hoffman adalah having the ability to think simultaneously about individual psychology and social dynamics on a massive scale. Talenta bawaan itu tentunya menjadi asset yang sangat berharga dalam Reid Hoffman mengembangkan LinkedIn. Apa talenta saya, saat ini masih saya cari.
Anda sudah membaca The Start-Up of You? Bagaimana menurut Anda?