Dompet Terjatuh dari Motor

Pagi ini saya naik motor terburu-buru karena waktu pas-pasan mau ke gereja. Saku jaket, tempat saya menyimpan dompet, ternyata tidak terkancing dengan benar.

Di belokan Jalan Astana Anyar, dekat Toko Tas Elizabeth, mendadak ada yang berteriak “Aa, aa!” (Aa adalah sapaan untuk pria dalam bahasa Sunda). Saya spontan mengecek handphone dan dompet,  alamak dompet saya sudah tidak ada di saku.

Meskipun jalan searah, karena panik saya putar arah motor ke arah bapak yang memanggil. Benar saja bapak tersebut menemukan dompet saya yang terjatuh. “Gimana sih daritadi dipanggil-panggil”, kata bapak tersebut. Saya meminta maaf dan mengucapkan terima kasih, lalu meneruskan perjalanan ke gereja.

Bersyukur sekali masih ada orang yang jujur seperti bapak penemu dompet tadi. Salut, dan sekali lagi terima kasih Pak! Semoga Bapak mendapat kebaikan yang lebih daripada apa yang Bapak lakukan hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *