Kayu dan Meja

Setiap kita mempunyai karakter genetik atau bawaan. Mengambil istilah kawan saya, kita dilahirkan sebagai kayu.

Seiring berjalannya waktu, kayu ini bisa tetap sebagai kayu, atau diproses menjadi meja. Kawan saya yang (katanya) dulu pemalu, sekarang tidak terlihat lagi. Kayu sudah diproses menjadi meja.

Proses ini adalah pilihan kita, mau atau tidak. Kalau kita mau, tentu prosesnya tidak mudah.

Meskipun sudah menjadi meja, karakter kayu masih ada di dalam kita. Bagian kita untuk menerima karakter kayu sebagai bagian dari identitas kita, sambil terus berkembang dan tidak menerima begitu saja karakter bawaan kita.

Bagaimana dengan Anda? Sedang menjalani proses transformasi kayu menjadi meja? Silakan dishare di bagian komentar.

Credit to Mas Ade

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *