Menghadapi Kelemahan

Setiap orang pasti punya kelemahan, tapi tidak berarti kita pasrah saja dengan kelemahan tersebut. “Ya gue mah emang gini sih..”, sepertinya excuse yang umum didengar. Mentor saya bilang, kalau kita mau, kita pasti bisa mengatasi kelemahan tersebut.

Mentor saya katanya punya kelemahan kurang detail. Awalnya saya tidak percaya, karena sangat jarang saya melihatnya melakukan kesalahan, misalnya dalam email. Ternyata untuk mengatasi kelemahan tersebut, mentor saya kros cek berulang kali sebelum mengirim email. Saya sendiri tidak terbayang kalau harus hidup dengan kekurangan seperti itu. “Awalnya berat, tapi lama kelamaan menjadi kebiasaan”, katanya.

Hal-hal detail bukan kekurangan saya, tapi ada kekurangan lain yang tetap menghantui dalam keseharian. Kekurangan tersebut pasti bisa diatasi, meskipun tidak mudah dan perlu waktu.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.