Malcolm Gladwell David and Goliath

Pernah mendengar kisah Daud dan Goliath? Orang yang pernah mendengar kisahnya, sebagian besar memiliki gambaran pertarungan tidak seimbang antara gembala domba (Daud) dan prajurit raksasa (Goliat), Goliat di atas angin. Benarkah demikian?

Pada video ini, Malcolm Gladwell memberikan sudut pandang yang sama sekali berbeda dengan asumsi kita selama ini mengenai pertarungan Daud dan Goliat.

Pertama kita lihat kondisi Goliat. Berdasarkan riset medis, Goliat diprediksi menderita akromegali. Akromegali mengakibatkan penderitanya bertubuh raksasa, tapi umumnya mengalami masalah penglihatan.

Berikutnya kita lihat senjata Daud. Daud menghadapi Goliat menggunakan umban (atau slingshot dalam bahasa Inggris). Bayangan saya, umban seperti ketapel mainan anak-anak, dan itu salah! Umban adalah senjata yang berbahaya dan akurat di jamannya Daud. Pengguna umban yang mahir dapat mengenai burung yang sedang terbang dengan tepat.

Daud dengan senjata jarak jauh yang berbahaya, melawan Goliat dengan pedang yang rabun. Siapa yang diatas angin?

Facing Your Giant

Facing Your Giant tuh buku yang ditulis Max Lucado, dan dari judulnya kita bisa nebak klo ini buku berisi cerita tentang Daud. Gw baru baca sekitar setengahnya, tapi banyak isi buku ini yang menginspirasi gw. Lewat buku ini, gw jadi sadar klo kehidupan Daud bukan kehidupan orang suci yang tanpa cela dan benar-benar sempurna. Dan luar biasanya, ternyata masalah yang Daud juga umum dialami semua orang, tapi masalahnya ga semua orang merespon dengan benar seperti Daud. 2 poin yang mu gw ceritain tuh tentang Tuhan yang melihat hati, dan gimana respon Daud terhadap Saul, orang yang sangat membenci Daud ‘n berulang kali mu ngebunuh Daud.

Klo ada yang ingat, Daud ada di ladang waktu nabi Samuel mu ngurapin salah satu dari 8 anak Isai (bokapnya Daud). Sebenernya, Daud ngapain sih di ladang, apa dya segitu senengnya sama domba? Menurut buku ini, Daud yang bertubuh pendek sengaja disembunyikan oleh Isai karena dianggap sebagai haqqaton(si lemah, si bayi) dalam keluarga. Apa Tuhan menyerah? Ngga, Tuhan tetep cari Daud mpe ke ladang domba bwat diurapi jadi raja. Beda dengan manusia, Tuhan melihat hati kita, Tuhan cari hati orang yang sungguh-sungguh mencari Tuhan, dan manusia ga bisa menghalangi Tuhan buat menggenapi rencana-Nya.

Hubungan Daud-Saul tuh seperti Tom-Jerry, Saul iri sama Daud ‘n berulang kali mencoba membunuh Daud. Saul membuat Daud terpaksa lari dari istana, sendirian dan kehilangan seluruh kehidupannya. Tuhan menguji Daud, memberi 2 kali kesempatan untuk Daud membunuh Saul: waktu Saul *pup* di gua Daud ‘n waktu Saul tidur. Tapi Daud tidak membunuh Saul, karena buat Daud, Saul adalah tetap raja yang diurapi Tuhan.¬†Max Lucado memberikan cara pandang yang baik bwat kt melihat musuh, yaitu sebagai orang-orang yang belum selesai dididik oleh Allah dan bagian dari rencana-Nya.

Klo dilihat dari sisi tulisan, buku ini termasuk gampang dibaca. Gw rekomendasikan banget buku ini, karena bantu kita untuk menerapkan teladan Daud, raja terbesar bangsa Israel dahulu, dalam hidup kita.