Liburan ke Lembang: Imah Kopi, Ikan Balap, Kolam Kunang-Kunang Ciater

Hari Kamis kemarin (7/16) kami sekeluarga mengisi liburan ke Lembang. Kesempatan liburan ini jarang karena toko Ibu buka Senin-Minggu. Kami sengaja memilih hari Kamis, karena biasanya tempat wisata akan sangat padat di tanggal Lebaran dan sesudahnya.

Perkiraan kami benar, kami berangkat pukul 8.00 pagi dari Bandung, pukul 9.00 kurang sudah sampai Tahu Tauhid. Perjalanan lancar dari Bandung sampai Lembang. Awalnya kami berencana sarapan di Tahu Tauhid, eh ternyata area makan tutup, hanya menjual tahu mentah saja. Continue reading Liburan ke Lembang: Imah Kopi, Ikan Balap, Kolam Kunang-Kunang Ciater

Lembang di Hari Pertama Lebaran

Hari ini kami sekeluarga jalan-jalan ke Lembang. Momen seperti ini jarang, karena toko nyokap buka Senin-Minggu, libur hanya lebaran, tahun baru, dan imlek.

Meskipun umat muslim tengah merayakan lebaran, kami khawatir daerah Lembang tetap dipenuhi wisatawan non-muslim dan dari luar kota. Berjaga-jaga, kami berangkat dari Bandung sekitar jam 8 pagi. Beruntung jalanan masih lancar, sehingga sampai di Lembang jam 9 kurang.

Intinya ke Lembang sih mencari suasana baru, udara dingin pegunungan dan tentunya makanan haha… Tujuan pertama kami Tahu Susu Lembang. Kelebihan lokasi ini tempat parkirnya yang luas, masih di jalur 2-arah (jadi gampang kalau mau pulang ke Bandung lagi), dan harganya relatif bersahabat. Continue reading Lembang di Hari Pertama Lebaran

Bandung Setelah Lebaran

Suasana Kota Bandung sudah mulai kembali normal dan ramai pasca Lebaran. Sejak sekitar hari Jumat beberapa titik di Kota Bandung dilanda kemacetan.

Sisi positifnya, sejumlah besar tempat jajanan juga kembali beroperasi. Semakin banyak pilihan kuliner yang enak-enak hahaha… Memang kota yang ramai ada baiknya juga. Kota ramai, banyak penduduk, ekonomi berkembang, tentunya ada fasilitas yang lebih baik untuk masyarakat.

Menghadapi jalanan yang kembali duk dek yaahhhh sabar saja… Syukur-syukur ada solusi sehingga transportasi menjadi nyaman meskipun banyak penduduk.

Mari menunggu lebaran tahun depan 🙂

Bandung di Waktu Lebaran

Suasana Kota Bandung menjadi lebih sepi di masa Lebaran. Fenomena ini mungkin seperti terjadi di kota-kota besar lainnya, seperti Jakarta. Warga kota yang banyak berasal dari luar kota mudik ke kotanya masing-masing.

Gue menikmati suasana sepi ini dengan bersepeda. Jalanan Kota Bandung yang biasanya hiruk pikuk oleh kendaraan bermotor, hari ini cukup sepi dan sangat nyaman untuk bersepeda. Gue bersepeda ke telaga bodas, riau, supratman, sampai daerah cilaki. Kalau hari biasa, lumayan ngeri bersepeda di Bandung.

Bersepeda sangat menyenangkan buat gue. Waktu gue bersepeda, gue bisa lebih mengamati lingkungan di sekitar gue. Waktu bersepeda, gue jadi lebih sabar dibandingkan waktu naik motor. Kadang naik motor bawaannya ingin kebut-kebutan. Kalau naik sepeda mau kebut-kebutan juga terbatas di kaki hahaha…

Bagaimana kamu menikmati Lebaran di Bandung?

Libur Telah Tiba

Besok tanggal 17 Agustus, which means libur telah tiba. Kalau lagu anak-anak jadul bilangnya ‘hore hore hore’ hahaha… Liburan kemerdekaan tahun ini disambung dengan libur lebaran. Ada yang libur sampai tanggal 26 Agustus, bahkan ada yang sampai 1 September. Kantor gue sendiri libur tanggal 17 sampai 22 Agustus.

Liburan kali ini tidak sepenuhnya hore hore. Ada beberapa pekerjaan internal kantor yang akan dibereskan pada kesempatan ini, mengingat kami bisa fokus dan efektif pada liburan lebaran. Kalau hari-hari bekerja biasa, seringkali ada distraksi.

So… excited banget buat liburan ini. Pengen enjoy my time, dan pastinya akan ada perusahaan yang lebih baik seusai Lebaran. Semangat!

Buka Bersama

Bulan puasa rasanya belum lengkap tanpa buka bersama. Buka bersama sekaligus menjadi ajang silaturahmi, kongkow bareng kawan-kawan yang sudah lama tidak bersua.

Ada buka bersama informatika ITB 2006 (yang ini diadakan 3 kali!), buka bersama HIPMI (yang ini juga beberapa kali), buka bersama NGADUide, buka bersama alumni ITB. Sebagian gue ikut, meskipun gue cuma ikut buka, kaga ikut puasa nya hahaha…

Kantor gue tidak mau kalah. Meskipun di kantor kebetulan tidak ada yang berpuasa, besok kami teteup mau berbuka bersama. Venue? Rencana terakhir Angkringan Dago. Yaayyy can’t wait!

Puasa

Gw suka banget bulan puasa yang dirayakan setahun sekali oleh umat Muslim (even gw bukan Muslim). Gw menikmati perubahan suasana dan perubahan rutinitas yang terjadi pada bulan ini. Pagi hari jalanan lebih lengang, sore hari banyak pedagang musiman yang menjajakan takjil, bahkan kolak dan kurma terasa lebih enak jika dimakan pada bulan puasa. Kalau di kampus ITB atmosfir bulan puasa lebih kentara, soalnya dosen tiba-tiba menjadi lebih pengertian dengan mengijinkan datang terlambat, dan kalau sedang beruntung kadang dipulangkan lebih awal dari jadwal (sstttt….), hahaha…

Waktu libur lebaran yang panjang juga umumnya dimanfaatkan orang-orang perantauan mudik ke kampung halaman dan bersilaturahmi kembali dengan keluarga. Dari layar kaca kita dapat melihat sendiri betapa macetnya jalur mudik (i’m glad i wasn’t there). Tapi sangat disayangkan kerap kali terjadi kecelakaan sepanjang jalur mudik, bahkan kemarin ada berita 11 orang meninggal karena kecelakaan di perjalanan.

Bulan puasa telah selesai, Lebaran telah lewat, dan sebentar lagi keadaan akan kembali ke rutinitas seperti biasa. Mohon maaf lahir batin, gw sangat excited menunggu bulan puasa 2011.