BizSpark Azure Down Southeast Asia

Hari ini mendadak website kami yang di-host di Azure Virtual Machine down. Konyolnya status VM tersebut di Azure portal running dan tidak ada masalah ketika dilakukan “check health”.

Ini pertama kali nya kami mengalami masalah seperti ini di Azure VM. Kami mencoba menghubungi customer service di twitter @AzureSupport. Surprisingly, responnya cepat.

Ternyata ada kendala yang mengakibatkan masalah untuk sebagian pengguna servis Azure di Southeast Asia (https://azure.microsoft.com/en-us/status/#history). Ternyata kami salah satu pengguna yang kurang beruntung. Continue reading BizSpark Azure Down Southeast Asia

Sehari di Yogyakarta

Jumat lalu saya ada meeting di Yogyakarta. Demi tiket promo, akhirnya saya membeli tiket pulang hari Sabtu jam 6 sore. Waktu kosong di hari Sabtu tentunya sambil dimanfaatkan untuk wisata di Kota Pelajar ini.

Selesai berleha-leha di Sabtu pagi, jam 10 saya checkout dari hotel lalu menuju Malioboro. Kebetulan di seberang hotel ada halte Trans Jogja, naik 1A langsung sampai di Malioboro. Di Malioboro ada beberapa halte, tinggal pilih saja mau berhenti dimana sesuai tempat yang ingin dikunjungi. Continue reading Sehari di Yogyakarta

Gathering Rekadia 2016

Weekend lalu perusahaan kami, Rekadia, mengadakan acara gathering di Istana Bunga.

Saat ini ada 3 unit usaha di bawah naungan Rekadia. Meskipun bekerja dalam 1 kantor, seringkali jarang ngobrol banyak karena kesibukan masing-masing. So… salah satu tujuan pada gathering kali ini adalah sharing antar unit usaha di bawah naungan Rekadia.

Acara gathering ini seru dan bermanfaat. Selain bersenang-senang, terjadi sharing pengetahuan antar unit usaha. Ada yang sharing mengenai tren sosial media, ada yang sharing mengenai prinsip dalam bekerja, ada juga yang teknis seperti penomoran surat.

Seusai gathering, tentunya ada action plan yang perlu ditindak lanjut oleh masing-masing unit usaha supaya ada hasil yang riil.

Resolusi Tahun Baru 2016

Berbicara tahun 2016, rasanya belum lengkap kalau belum membahas mengenai resolusi.

Mengapa resolusi penting? Sebuah buku menyatakan bahwa momen adalah bagian dari kehidupan manusia. Momen ulang tahun, momen masuk sekolah, momen wisuda, dan sebagainya. Tahun baru pun sebuah momen, kesempatan dimana kita bisa me-refleksi kehidupan kita di tahun yang lalu dan merencanakan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru. Tentunya kita dapat memanfaatkan momen lain, misalnya ulang tahun.

Resolusi 2015 saya cukup banyak yang tidak tercapai. Sebuah artikel menyatakan resolusi yang kita buat sebaiknya resolusi kita, bukan resolusi orang lain. Apa maksudnya? Kadang kita membuat resolusi yang baik di mata orang lain, bukan keinginan kita pribadi. Misalnya orang lain membuat resolusi mengurangi berat badan. Itu bukan resolusi saya. Resolusi saya rutin berolah raga, apapun dampaknya terhadap berat badan. Ya.. itu salah satu resolusi yang tercapai di 2015 yes! Continue reading Resolusi Tahun Baru 2016

Perbandingan Sistem Kerja Sama Taksi

Saya senang mengetahui bagaimana macam-macam bisnis bekerja. Di perjalanan dari Pasteur ke rumah, saya iseng ngobrol dengan pengemudi taksi GR.

Ternyata, perusahaan taksi memiliki sistem kerja sama masing-masing. Berdasarkan cerita pak supir, taksi GR menerapkan sistem setoran. Setiap hari setor 300.000 rupiah, bensin ditanggung sendiri, sedangkan kerusakan minor pada mobil dapat diperbaiki pada bengkel perusahaan. Continue reading Perbandingan Sistem Kerja Sama Taksi

Kejujuran Pengemudi Uber di Jakarta

Siang ini saya menggunakan Uber dari daerah Gambir ke Bintaro. Pertama kalinya saya ke daerah Bintaro, jadi saya mengandalkan Google Maps sebagai petunjuk jalan.

Google Maps mengarahkan untuk keluar lewat pintu tol Pondok Pinang. Pengemudi menyarankan untuk lewat Tanah Kusir saja, lebih dekat. Awalnya agak ragu, karena pernah pengalaman kurang baik dengan supir taksi. Saya memutuskan mengikuti saran pengemudi, dan ternyata memang lebih dekat daripada rute yang disarankan Google Maps.

Puas dengan perjalanan yang lebih singkat, saya turun dari mobil Uber. Ketika mau memasuki gedung dan diminta KTP, ternyata dompet saya tidak ada di tas. Sepertinya tertinggal di mobil ketika membayar tol.

Untungnya nomor pengemudi diberikan oleh Uber, jadi saya bisa langsung menghubungi pengemudi. Menunggu sekitar 15 menit, mobil Uber tersebut sampai di tempat saya.

Salut dengan kejujuran dan respon yang segera dari pengemudi Uber. Kebayang kalau naik taksi yang tidak ada nomor kontak pengemudinya, rasanya akan lebih sulit jika terjadi kejadian seperti ini. Terima kasih pengemudi Uber!

VPN KlikBCA Bisnis Disable Autoupdate

Jika Anda menggunakan KlikBCA Bisnis, maka Anda diwajibkan menggunakan koneksi VPN dengan aplikasi tambahan yang berbasis Cisco AnyConnect. Masalahnya kadang aplikasi tambahan VPN menjalankan fungsi autoupdate, dan jika VPN tersebut di-update, kita menjadi tidak dapat konek ke KlikBCA Bisnis.

Untuk men-disable fitur autoupdate dari aplikasi VPN, buka folder C:\\Program Data\Cisco\Cisco AnyConnect Secure Mobility Client. Buka file AnyConnectLocalPolicy.xml.

Ubah bagian

<BypassDownloader>false</BypassDownloader>

Menjadi

<BypassDownloader>true</BypassDownloader>

Ketika menjalankan aplikasi VPN, maka autoupdate tidak akan dijalankan.

Dunia Malam Cibadak, Pindang Patin dan Nenek Peramal

Ok… so makan malam hari ini cukup bizarre. Kami sekeluarga makan di Cibadak, mau mencicipi Pindang Patin punya teman adik saya yang baru buka.

Di pertengahan bersantap, ada nenek Chinese, saya rasa berusia sekitar 70 tahun melewati lokasi kami. “Baru buka ya? Semoga lancar, ada niat ada jalan”, kurang lebih begitu nenek tersebut menyapa. Seorang om di roda sebelah, sebut saja Om Aliong, dengan jahilnya menimpali, lalu terjadilah cekcok ringan antara nenek dan Om Aliong.

Nenek tersebut ternyata menjual lukisan. Lukisannya diletakan entah di ember atau karung yang dia bawa. Dia perlihatkan lukisan-lukisan tersebut, harganya sangat murah Rp. 30.000. Adik saya yang alumni seni rupa curiga modal bahannya saja lebih dari itu. Akhirnya kami membeli satu lukisan. Continue reading Dunia Malam Cibadak, Pindang Patin dan Nenek Peramal

Trekking Gunung Rakutak

Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman menjajal Gunung Rakutak. Gunung Rakutak dipilih atas rekomendasi guide, dan hasil browsing yang tampaknya menjanjikan.

Pendakian Rakutak kita naik di Ciparay, bisa turun lagi di Ciparay, atau tembus ke Kamojang melewati Danau Ciharus yang legendaris. Rute Ciparay – Ciparay kita bisa tektok, sedangkan untuk Ciparay – Kamojang kita camp di Rakutak atau Danau Ciharus. Kami memilih rute tektok Ciparay – Ciparay. Praktis cukup membawa daypack saja hahaha…

Kami berangkat dari Bandung sekitar jam 6.30 pagi, sampai di kaki Gunung Rakutak sekitar jam 9.00. Kami menitipkan kendaraan di dekat rumah Kang Agus, ranger HIMPALA Gunung Rakutak. Continue reading Trekking Gunung Rakutak

Warung Penyet Bu Kris Fatmawati

Minggu lalu saya mencicipi salah Warung Penyet Bu Kris, salah satu lokasi tujuan kuliner di Fatmawati, Jakarta Selatan. Alamat tepatnya di Jalan RS Fatmawati Raya No. 37D. Anda bisa melihat lokasi tepatnya di Google Maps, cukup ketikan saja “Warung Bu Kris, Fatmawati, Jakarta”.

Warung ini ternyata banyak penggemar. Sedari saya datang dari sore sampai malam, selalu ada saja tamu yang mengisi meja di tempat ini, padahal hari biasa.

Menu yang disajikan di Warung Bu Kris beragam, sebagian besar dimasak penyet dengan pilihan tingkat kepedasan yang dapat disesuaikan dengan preferensi kita. Dengan teman, kami memesan iga penyet, ulet-ulet tempe, tempe penyet, terong penyet, dan teri Medan goreng.

Warung Bu Kris Fatmawati - chandra.my.id

Seperti dapat Anda lihat di foto, hampir semua menu yang kami pesan dilengkapi sambal merah, kecuali teri Medan goreng. Kami memesan tingkat kepedasan sedang, jadi pas rasa pedasnya. Membayangkan rasa pedas sambel penyet di Warung Bu Kris bisa membuat air liur menetes.

Semua menu yang kami pesan rasanya enak. Iga penyet nya agak overprice, isinya sedikit sekali. Ditengah gempuran pedasnya sambal penyet, teri Medan goreng yang asin menjadi variasi rasa di lidah. Rasa pedas bisa dipadamkan dengan Es Aloe Vera Cao yang dingin.

Harga yang ditawarkan di Warung Bu Kris cukup bersahabat. Rata-rata belasan ribu, kecuali iga penyet 33rb. Warung Bu Kris menurut saya recommended untuk pecinta kuliner pedas.