Skip to content
May 24 15

Powerbank Tercuci

by chandra

Minggu lalu saya mencuci tas ransel, yang kebetulan sudah hampir 1 tahun belum dicuci (yuck!). Sebelum dicuci, tentunya setiap benda di dalam tas dikeluarkan dahulu. Laptop & charger – check, dompet – check, recehan – check, dan seterusnya.

Tas direndam di dalam ember besar selama beberapa menit, lalu diinjak-injak supaya lebih bersih. Tiba-tiba kaki saya menyentuh benda keras di dalam tas. Ternyata, 1 benda ini ketinggalan, powerbank Sony kapasitas 3rb-an.

Mengikuti saran-saran yang ada di ingatan saya untuk menangani barang elektronik yang terkena air, powerbank segera saya jemur di bawah sinar matahari. Besoknya saya rendam di dalam beras. Sebenarnya sudah tidak terlalu berharap powerbank ini bisa diselamatkan.

Pagi tadi saya coba powerbank nya, ternyata masih jalan. Senangnya! Pengalaman lain kali harus lebih berhati-hati kalau mencuci tas.

May 9 15

Kayu dan Meja

by chandra

Setiap kita mempunyai karakter genetik atau bawaan. Mengambil istilah kawan saya, kita dilahirkan sebagai kayu.

Seiring berjalannya waktu, kayu ini bisa tetap sebagai kayu, atau diproses menjadi meja. Kawan saya yang (katanya) dulu pemalu, sekarang tidak terlihat lagi. Kayu sudah diproses menjadi meja.

Proses ini adalah pilihan kita, mau atau tidak. Kalau kita mau, tentu prosesnya tidak mudah.

Meskipun sudah menjadi meja, karakter kayu masih ada di dalam kita. Bagian kita untuk menerima karakter kayu sebagai bagian dari identitas kita, sambil terus berkembang dan tidak menerima begitu saja karakter bawaan kita.

Bagaimana dengan Anda? Sedang menjalani proses transformasi kayu menjadi meja? Silakan dishare di bagian komentar.

Credit to Mas Ade

May 1 15

Pendakian Gunung Gede, Gunung Putri – Cibodas, Hari ke-2

by chandra

Udara semalam di Surya Kencana sangat dingin. Teman mengukur suhu di luar 2°C, di dalam tenda 11°C. Saya tidur dengan 2 lapis jaket, sleeping bag, kupluk, sarung tangan, kaus kaki. Sudah seperti ini pun masih terbangun beberapa kali karena tangan terasa dingin.

Esok paginya kami menuju puncak Gunung Gede sekitar pukul 9 pagi, sampai di puncak pukul 11 siang. Kondisi puncak dipadati pendaki. Sayang pemandangan dari puncak tertutup kabut. read more…

Apr 27 15

Modus Baru Penipuan dari Oknum yang Berbelanja

by chandra

Belakangan ada modus baru penipuan yang dilakukan oknum yang berbelanja ke toko kita. Ibu saya, pemilik toko sepeda, menjadi korban. Hari Minggu kemarin, saya hampir menjadi korban ketika menjaga kasir stand kuliner di FON (Festival of Nations). Ada 2 oknum berbeda mencoba menipu dengan modus yang sama, dalam jangka waktu hanya 5 menit!

Cara kerjanya macam-macam, intinya oknum mencoba membuat kita bingung dengan:

  1. Membeli barang murah
  2. Membayar dengan uang besar
  3. Mengganti-ganti pembayaran / uang kembalian supaya kita bingung

Begitu ada indikasi (1) dan (2), kita harus meningkatkan fokus supaya tidak kecele ketika oknum melakukan poin (3). read more…

Apr 24 15

Pendakian Gunung Gede, Jalur Melalui Gunung Putri – Cibodas

by chandra

Minggu lalu 18-19 April 2015, kami ber-11 (termasuk 2 guide) mencoba menjajal Gunung Gede. Kami berangkat sekitar jam 3 dari Bandung, kumpul di rumah teman di Cianjur, lalu lanjut bareng-bareng naik angkot ke GPO (Gede Pangrango Operation) Gunung Putri.

Ada 3 jalur resmi ke Gunung Gede: Gunung Putri, Cibodas, Salabintana. Kami memilih jalur naik Gunung Putri, turun Cibodas atas saran dari guide kami. Jalur paling sulit lewat Salabintana, katanya jalan tidak terlalu jelas dan banyak pacet. read more…

Apr 17 15

H-1 Gunung Gede Pangrango

by chandra

Yeah, sesudah Papandayan, waktunya gunung ke-2 saya, Gede Pangrango. Rencana berangkat besok sekitar jam-3 subuh dari Bandung, kumpul di rumah teman di Cianjur, lalu lanjut naik angkot ke Cibodas. Rasanya semangat, karena trek lebih menantang daripada Papandayan, ditambah pemandangan yang konon ciamik.

Persiapan sejauh ini tampaknya oke. Ini dia daftar barang yang saya bawa:

  • Celana training
  • Kupluk
  • Gloves
  • Jas ujan
  • Baju x2
  • Sweater
  • Sandal jepit
  • Jaket / wind breaker
  • Sewa
  • Headlamp
  • Sleeping bag
  • Tas
  • Matras
  • Sepatu gunung
  • Ransum + cemilan

Ransum ini ternyata lumayan memberatkan. Setiap orang membawa 4 ransum, masing-masing 400gr. Jadi tambahan beban 1.6kg. Keunggulan ransum, memasaknya jauh lebih praktis dibanding memasak nasi dan lauk pauknya.

Kami berangkat ber-9, ditambah 2 orang guide. Isi tas besok akan bertambah dengan barang kelompok yang dibagi-bagi untuk dibawa, seperti tenda dan peralatan makan.

Mar 26 15

Sharing Scrum di IF Association

by chandra

Seperti saya sempat bagikan di post sebelumnya, Scrum adalah salah satu keputusan terbaik di perusahaan kami selama tahun 2014. Tanpa terasa kami sudah mengimplementasi Scrum selama 30 minggu (10 Sprint).

Kami mendapat kesempatan untuk berbagi tentang scrum di komunitas IF Association, kumpulan alumni Teknik Informatika ITB yang tertarik / sedang bergerak di bidang teknologi. Sharing dibawakan oleh Septu, inisiator Scrum di Rekadia.

Ini slide presentasi nya, semoga bermanfaat

Mar 19 15

Angkot Panghegar Dipati Ukur di Bandung

by chandra

Pencemaran lingkungan adalah salah satu isu yang menarik untuk saya. Salah satu sumber pencemaran adalah kendaraan bermotor. Kita dapat mengurangi pencemaran ini dengan naik kendaraan umum, atau barengan naik mobil / motor.

Bicara kendaraan umum di Bandung, tentunya terlintas angkot. Kendaraan yang dicinta kalau sedang diperlukan, namun dibenci ketika kita menjadi korban ngerem mendadak dan ngetem sembarangan.

Malam ini saya naik angkot Panghegar Dipati Ukur. Angkot langganan untuk pulang ke rumah semasa SMA. Sejak kuliah hampir tidak pernah naik angkot ini lagi. Cukup lama menunggu di daerah Riau Junction sampai akhirnya ada 1 mobil yang melintas.

Penasaran dengan jarangnya angkot Panghegar Dipati Ukur, saya tanya ke Pak Supir, “Angkot Panghegar jarang ya Pak?”. Pak Supir curhat, katanya kondisi sekarang sepi, berbeda dengan tahun 2004 (jaman saya SMA tuh). Kalau sudah malam penumpang sedikit, jadi jarang ada angkot yang masih narik.

Mengapa penumpang angkot berkurang? Mungkin karena beralih ke motor, mungkin karena kurang nyaman dengan waktu ngetem yang sulit diprediksi.

Mar 17 15

Cafe Celebrate, Jalan Bengawan Bandung

by chandra

Belum lama ini saya dan keluarga mencicipi Cafe Celebrate, sebuah cafe yang terletak di Jalan Bengawan nomor 23, Bandung. Sebelumnya sempat lewat Jalan Bengawan dan cafe ini terlihat menarik, jadi akhir nya kami memutuskan untuk mencoba.

Penampilan luar dan interior cafe nya bagus, dengan nuansa putih dan dekorasi aneka bunga.

Cafe Celebrate menyajikan menu Indonesia, Asia, dan Eropa. Menu yang saya coba Mashed Potato Pizza. Anda tidak salah baca. Pizza ini berisi Mashed Potato dengan keju mozarella yang melted. Yummy! Makan malam penuh karbo hahaha…

pizza-celebrate-cafe-bandung

Mashed Potato Pizza dibandrol sekitar Rp. 45.000. Menu yang lain rata-rata harganya Rp. 35.000 sampai Rp. 50.000.

Asiknya di Cafe Celebrate tidak ada PPN, adanya service charge saja 5%. Service charge saya rasa fair, karena pelayanan di cafe ini baik dan pelayannya ramah-ramah.

Mar 7 15

Dog People vs Cat People

by chandra

Konon setiap orang punya preferensi peliharaan, anjing atau kucing. Saya sendiri seorang dog people, alias lebih memilih anjing daripada kucing. Sudah belasan tahun senantiasa ada peliharaan anjing di rumah.

Di kantor saya ada kucing. Bukan bermaksud memelihara, sebelumnya kucing itu ketemu terlantar di depan rumah waktu masih kecil banget. Kering kerontang, mata terluka, sepertinya sekarat dan entah ditinggal induknya atau orang yang tidak bertanggung jawab. Karena kasihan, kami rawat dan pelihara sampai sekarang.

Kelakuan kucing kontras dengan anjing. Kucing cuek dengan majikan. Kalau kucing berlaku manis pasti ada maunya. Kucing jarang mau dipegang, kalau momen nya salah tangan kita jadi korban cakaran. Bisa dibilang kucing itu semau gue.

Belum lama ini ngobrol sama saudara yang cat people. Menurut dia, kucing itu mandiri. Mau ditaro di luar, di dalam, kucing ga “komplain”. Malah kucing bisa mencari makan sendiri di luar. Kucing juga apik, ga buang air sembarangan.

Saya sih tetap memilih anjing sebagai peliharaan. Bagaimana dengan Anda?