Mujigae Restoran Korea di Ciwalk Bandung
Mujigae bisa dibilang salah satu resto yang lagi in di Bandung. Mengambil konsep kuliner Korea casual dengan harga yang cukup terjangkau, Mujigae berhasil membuat antrian pengunjung di depan restorannya yang terletak di Young Street Ciwalk.
Sambil menunggu waiting list, kita akan ditemani perempuan berdandan ala Korea yang berpose narsis sambil menyapa kita. Perempuan tersebut adalah model yang ditayangkan di layar seukuran manusia di depan restoran. Lumayan menghibur sambil menunggu sesekali dikedipi genit oleh model tersebut.
Saya bersantap bersama teman di lantai 2. Lantai 2 dipenuhi dengan nuansa Korea melalui 3 layar di bagian atas yang menampilkan film-film Korea dan klip music boyband dan girlband dari negri ginseng. Saya bukan big fans musisi Korea, tapi takjub juga melihat bagaimana mereka enerjik dan kompaknya mereka menari. Ditambah paras yang cantik dan body yang aduhai hahaha…
Sayang saya belum sempat mencicipi makanan, karena waktu ke sana hanya memesan minuman. Kalau tidak salah saya memesan Korean lemon tea, pokoknya yang ada yakult nya. Rasanya oke juga.
Mujigae menurut saya memasuki segmen Korea pada waktu yang tepat, dimana saat ini demam Korea tengah melanda sebagian besar orang Bandung. Restoran Korea yang saat ini ada di Bandung umumnya cukup mahal, seperti Han Kook, Korean House, dsb.
Sepintas Usaha Perikanan
Mendengar cerita dari bidang usaha yang lain selalu menarik. Hari ini saya berkesempatan berbincang dengan seorang kawan yang bergerak di bidang perikanan.
Delapan dari dua belas lokasi perikanan terbaik di dunia ternyata berada di Indonesia. Jenis ikan tuna sirip kuning yang sulit ditemui di lautan negara lain, dapat ditemui melimpah di lautan Banda dekat Maluku.
Jenis ikan laut dibagi menjadi ikan laut dalam dengan kedalaman di atas 500 meter, dan ikan karang dengan kedalaman sekitar 100 meter, sampai 500 meter. Perusahaan pengolahan ikan umumnya minimal memproses 1 ton ikan laut dalam setiap hari. Mendengar angka ini saya terkejut, “Apakah tidak ada isu sustainabilitas ikan di Indonesia?”, tanya saya. Saat ini ternyata sustainabilitas masih belum menjadi isu, tapi mungkin ke depannya kalau kapal banyak yang menggunakan pukat harimau.
Ikan laut ternyata dibagi ke dalam beberapa grade: S, A, B, C, D, E. Grade S adalah yang terbaik, yang hampir semuanya diekspor, sehingga kemungkinan kecil kita bisa mencicipi di Indonesia. Ikan yang dijual di pasar umumnya grade C ke bawah.
Industri pemrosesan ikan, misalnya pembuatan sarden, masih belum terlalu berkembang di Indonesia. Mengapa? Konon dukungan pemerintah masih kurang untuk industri dalam negeri.
Against Your Bane
Coba pejamkan mata, bayangkan diri kita sebagai Bruce Wayne a.k.a Batman. Apa yang terlintas dalam pikiran kita? Mungkin rumah besar yang sepi, mungkin teknologi tinggi, mungkin uang yang banyak. Mungkin kita juga terpikir harus menghadapi musuh yang seram, seperti Joker, Two Face, Bane, dan lainnya.
Meskipun bukan Batman, kita akan selalu menghadapi musuh (tantangan). Waktu sekolah tantangan kita PR, ujian. Waktu kuliah tantangan kita ujian, dosen yang banyak maunya, skripsi. Selesai kuliah tantangan jauh lebih luas dan bervariasi dari karir, hubungan dengan rekan kerja, keluarga, istri, anak, mertua, dan lain-lain.
Apa tantangan di depan kita tidak pernah tahu. Tapi tetap yakin saja kalau kita akan SELALU dipersiapkan untuk menghadapi tantangan yang baru. Di film “Batman: The Dark Knight”, Batman berhasil mengalahkan dua musuh Joker dan Two Face. Kemenangan itu tidak cukup untuk menghadapi musuh berikutnya di “The Dark Knight Rises”, yaitu Bane. Batman yang sempat dibuli-buli, akhirnya dipersiapkan untuk menang ketika dipenjara di The Pit.
So… tetap optimis dan siap untuk dipersiapkan melalui hal-hal yang tidak disangka, seperti The Pit.
Honor
Bahasa Indonesia menghormati, kalau dalam bahasa Inggris ada dua kata respect dan honor. Kedua kata ini memiliki makna yang berbeda. Respect menghormati seseorang berdasarkan tindakannya, kalau honor menghormati orang berdasarkan siapa dia.
Kita mungkin menilai orang tua kita, atasan kita, pemerintah kita kurang dengan berbagai alasan. Kurang baik, kurang pintar, dan kekurangan-kekurangan lainnya. Manusia tidak sempurna, bagian kita untuk menghormati (honor) mereka dengan memberikan apa yang sepantasnya sesuai dengan ‘siapa mereka’.
Bentuk tindakan rasa hormat (honor) adalah dengan taat, mendengarkan, dan memberi. Mendengarkan bukan sekedar suara masuk telinga kita, tapi kita memberikan perhatian penuh pada apa yang disampaikan.
Mengerjakan tentunya lebih sulit daripada membaca saja. Berdasarkan pengalaman, kadang suatu hal yang mengawang-ngawang bisa dimulai dari tindakan. Dari tindakan akan ada perubahan cara pikir kita. Mungkin awalnya berat untuk menghormati si X, coba diawali dengan memberikan sesuatu, semoga ada rasa hormat yang muncul secara bertahap.
Tulisan merupakan sebagian dari sharing @nalawidya di @elsecc.
Lippo Karawaci
Siang tadi saya berkunjung ke Lippo Karawaci bersama seorang teman. Ini pertama kali saya ke Karawaci, dan saya takjub dengan tata kotanya. Jalanan lega dan trotoar tampak bersih, bangunan yang ada di daerah tersebut juga terlihat modern.
“Suka banjir Pak di sini?”, tanya saya kepada pengemudi membandingkan kawasan tersebut dengan Kota Kembang tercinta. “Tidak pernah Pak”, jawab pengemudi sambil tertawa kecil.
Ternyata di Karawaci cukup banyak dihuni oleh orang dari luar negeri, terutama Korea. Orang Korea ada yang membangun jaringan distribusi, ada juga yang membuat pabrik. Konon mereka merasa nyaman di Indonesia, meskipun sebenarnya lebih dekat ke Cina.
Melewati satu jalan kami memutar. Ternyata jalan memutar sengaja dibangun oleh developer untuk menghidari macet di daerah angkot ngetem.
Berharap Bandung bisa lebih teratur dan rapi seperti di Karawaci.
Iron Man 3
Iron Man 3 salah satu film yang saya tunggu-tunggu, karena trailer nya keren abis! Armor-armor Tony Stark yang biasanya tampil digdaya, diluluh lantakan oleh serangan musuh. Nama besar Iron Man dan trailer yang ajib mujarab untuk membuat antrian di setiap bioskop Kota Bandung.
Menurut saya Iron Man 3 cukup seru. Dua setengah jam berlalu tanpa terasa. Bagian awal film cukup untuk memancing rasa penasaran dengan munculnya tokoh Aldrich Killian. Adrenalin mulai naik dari awal film karena suguhan aksi-aksi yang cepat. read more…
Salah satu elemen yang perlu dalam pengembangan usaha adalah survey alias market research. Sewaktu kita melakukan survey, kita dapat mengetahui dengan lebih jelas apa yang menjadi kebutuhan customer kita dan terkuantifikasi. Anak muda “sepertinya” akan senang keripik pedas deh. Apa dasarnya? Dasarnya ya dari survey ini.
Perihal survey jauh dari core competence saya. Siang tadi saya berkesempatan berdiskusi dengan seorang kawan yang sudah berpengalaman dalam membuat survey.
Sebelum berbicara metode survey, kita perlu menentukan asumsi kita. Asumsi di antaranya berisi geografis customer, demografis customer, kebutuhan customer, dan keinginan customer. Asumsi tersebut menjadi dasar dari observasi. Pada tahap observasi, kita mengamati perilaku customer, apakah sesuai dengan asumsi kita, sambil mengenal lebih dalam target customer. Observasi menjadi dasar kuesioner yang ditanyakan kepada customer.
Ternyata untuk usaha mula-mula, observasi cukup untuk menjadi dasar pengambilan keputusan. Kalau perusahaan memiliki sumber daya yang cukup, hasil observasi divalidasi dengan statistik sampling dari kuesioner yang diisi oleh customer.
Metode observasi ini akan saya coba terapkan untuk produk yang sedang saya kembangkan. Semoga berjalan dengan lancar.
Kemarin saya mencicipi Sumo Ramen di bilangan Burangrang, awalnya dari melihat promo di @Kuliner_Bandung. Katanya ada ramen Korea di Sumo Ramen. Menarik…
Saya dan keluarga sampai lokasi sekitar jam 7 malam. Kerumunan orang yang awalnya kami sangka pengunjung, ternyata kerabat pemilik yang sedang menghadiri syukuran Sumo Ramen. Oalahh ternyata Sumo Ramen di Burangrang baru saja buka.
Kami disuguhi menu oleh seorang Ibu, sepertinya pemilik tempat atau kerabatnya. Ibu tersebut ternyata belum hafal menu, sehingga beberapa pertanyaan kami tidak terjawab. Ketika kami ingin memesan ocha dingin juga ternyata belum tersedia, adanya thai tea saja.
Tidak lama menu yang kami pesan tiba. Dari segi rasa cukup oke, sebanding dengan harga yang dibandrol. Yang agak bikin kecewa ketidaksiapan dari Sumo Ramen dalam melayani pembeli. Kalau baru buka, mungkin sebaiknya jangan woro-woro promosi dulu ya.
Eldest
Beberapa hari ini saya istirahat di rumah. Mengisi waktu luang, saya membaca Eldest, seri kedua dari trilogi Inheritance karangan Christopher Paolini. Saya membaca Eragon lebih dari empat tahun yang lalu. To my surprise, saya tidak kesulitan melanjutkan membaca Eldest karena ternyata sebagian besar cerita Eragon masih menempel di ingatan saya.
Selain alurnya yang menarik, Eldest memberikan inspirasi kepemimpinan melalui Roran, dan kebijakan Eragon dalam mengambil keputusan karena posisi Eragon yang penting sebagai satu-satunya Rider.
(spoiler) read more…
Oblivion
Minggu kemarin saya menonton Oblivion bareng teman-teman kantor di Ciwalk. Didera hujan dan miskomunikasi, untungnya kami masih sempat kejar tayang bisa masuk bioskop tepat waktu. Beli tiket 5 menit sebelumnya, lumayan lah masih dapat deretan G. Entah kenapa XXI agak sepi hari itu.
Menurut saya film Oblivion keren banget. Jalan cerita orisinil dan sulit ditebak. Akting Tom Cruise masih apik. Sayangnya bentuk final boss mengecewakan, dan pemain wanitanya kurang cantik.
Pertengahan film rasanya alur agak lambat. Saya beberapa kali mengecek waktu, saya kira film sudah lewat dari 2 jam. Satu rekan kantor cewek asik main-main HP. Rekan cewek yang lain malah ketiduran sampai akhir film.
Oblivion sangat sangat recommended untuk ditonton. Tapi sepertinya kurang cocok untuk cewek.



