Google Chrome vs Internet Explorer di Gereja

Teknologi dan agama ternyata bisa berkaitan erat. Senior Pastor ECC, Kak Nala Widya, berhasil membuktikannya hari ini dengan membawa Google Chrome dalam kotbahnya yang bertema “Roh Kudus”.

Roh Kudus terinstall di dalam diri kita sejak kita lahir baru, menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat. Roh Kudus punya banyak peran, misalnya sebagai penghibur, mengingatkan kita akan perkataan Yesus, bersaksi tentang Yesus, ‘n many more. Klo kita udah lahir baru tapi blm merasakan peran Roh Kudus dalam hidup kita, berarti ada sesuatu yang salah, mungkin kita belum mengaktifkan Roh Kudus yang udah terinstall dalam diri kita. Analoginya, kita mempunyai program yang terinstall di komputer, tapi ga kita execute, jadinya tuh program ga memberi kita manfaat apapun.

Ceritanya, belum lama ini Kak Nala dibuat frustrasi oleh browser andalan microsoft saat ini, yaitu Internet Explorer. Tiba-tiba Internet Explorer error dan ga bisa dipake browsing. Setelah beberapa hari komputer ga bisa dipake browsing gara-gara IE error, Kak Nala melihat ada shortcut aneh yang belum pernah dijalankan sebelumnya (which is shortcut nya Google Chrome). Kak Nala eksekusi tuh shortcut, dan dalam sekejap mata komputernya kembali bisa dipake browsing, dengan waktu akses website jauuuuuhhhh lebih cepat daripada IE (kesaksian dari Kak Nala sendiri). Konyol, tapi kita kadang berbuat seperti itu. Ada Roh Kudus di dalam kita, tapi kita tetep mengandalkan diri sendiri sehingga hidup kita as worse as IE. Kesimpulan yang gw tarik, even pendeta tau Internet Explorer jelek, gogogo Google Chrome!!!

Nala

Google Chrome

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *